Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia Diduga Terima Pasokan Senjata dari Korut dan Iran, Pengamat: Perkuat Garis Depan di Perang Ukraina

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 03 November 2022 |07:51 WIB
Rusia Diduga Terima Pasokan Senjata dari Korut dan Iran, Pengamat: Perkuat Garis Depan di Perang Ukraina
Rusia diduga terima pasokan senjata dari Korut dan Iran untuk perang di Ukraina (Foto: AP)
A
A
A

"Mereka ingin amunisi di mana saja mereka bisa mendapatkannya,” ujarnya.

"Terakhir kali mereka menggunakan sistem ini menunjukkan bahwa sistem mereka cukup tidak akurat," lanjutnya.

“Anda akan mengharapkan sistem era Soviet ini menua sehingga mereka akan mulai rusak,” terangnya.

Selama musim panas, Rusia mampu membuat beberapa kemajuan pesat di beberapa bagian Ukraina melalui kampanye artileri yang menghukum. Tetapi sejak itu, artileri yang disediakan oleh barat telah berkontribusi pada serangan balasan yang berhasil oleh Ukraina yang telah merebut kembali sebagian besar wilayah yang sebelumnya dipegang oleh Rusia.

Bruce Klingner, mantan analis Korea di CIA yang sekarang di Heritage Foundation, mengatakan Korea Utara kemungkinan akan dapat memberi Rusia peluru artileri 122 atau 152 milimeter dan artileri tabung atau artileri peluncur roket ganda yang akan kompatibel dengan sistem Rusia.

Tetapi untuk saat ini, tidak jelas seberapa besar dampak peluru artileri Korea Utara bagi Rusia di medan perang.

Seperti diketahui, Menurut sumber intelijen yang dirahasiakan, para pejabat AS percaya bahwa pengiriman rahasia Korea Utara – bersama dengan drone dan persenjataan lain yang diperoleh Rusia dari Iran – adalah bukti lebih lanjut bahwa bahkan persenjataan artileri konvensional Moskow telah berkurang selama delapan bulan pertempuran.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement