Share

Dibalut Pesan 'Planet Bumi Kirim Sinyal Marabahaya', KTT Perubahan Iklim Resmi Dibuka

Susi Susanti, Okezone · Senin 07 November 2022 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 18 2702223 dibalut-pesan-planet-bumi-kirim-sinyal-marabahaya-ktt-perubahan-iklim-resmi-dibuka-AKddfFxAQ3.jpg KTT Perubahan Iklim resmi dibuka di Mesir (Foto: BBC)

JENEWAKonferensi Tingkat Tinggi (KTT) perubahan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi dibuka di Mesir dengan peringatan bahwa Planet Bumi "mengirim sinyal marabahaya".

Lebih dari 120 pemimpin dunia akan tiba di KTT yang dikenal sebagai COP27, di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh. Ini akan memulai negosiasi dua minggu antara negara-negara tentang aksi iklim.

Presiden COP27, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, mendesak para pemimpin untuk tidak membiarkan krisis pangan dan energi yang terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina menghalangi tindakan terhadap perubahan iklim.

Baca juga:  PBB Peringatkan Planet Bumi Capai Titik Kritis Menuju Kekacauan Iklim

"Ini melekat pada kita semua di Sharm el-Sheikh untuk menunjukkan pengakuan kita akan besarnya tantangan yang kita hadapi dan tekad teguh kita untuk mengatasinya,” terangnya, dikutip BBC.

Baca juga:  Kerap Memanas, AS dan China Sepakat Kerja Sama Perangi Krisis Iklim

Perlunya tindakan terungkap dalam laporan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia PBB.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menanggapi laporan PBB yang dirilis pada Minggu (6/11/2022) mengatakan delapan tahun terakhir berada di jalur untuk menjadi rekor terpanas.

Guterres mengirim pesan video ke konferensi di mana ia menyebut Keadaan Laporan Iklim Global 2022 sebagai ‘kekacauan iklim kronis’.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Di dalamnya, para ilmuwan memperkirakan bahwa suhu global kini telah meningkat sebesar 1,15 derajat Celcius sejak masa pra-industri dan mengatakan delapan tahun terakhir berada di jalur untuk menjadi rekor terpanas.

Laporan itu juga memperingatkan dampak luas lainnya dari perubahan iklim, termasuk percepatan kenaikan permukaan laut, rekor kehilangan massa gletser, dan gelombang panas yang memecahkan rekor.

Guterres mengatakan bahwa mengingat temuan ini, COP27 harus menjadi tempat untuk tindakan iklim yang mendesak dan kredibel.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini