Share

Tolong Pilot yang Terjebak di Kokpit Pesawat Tanzania yang Jatuh, Nelayan Ini Jadi Pahlawan dan Diberi Hadiah Rp7 Juta

Susi Susanti, Okezone · Selasa 08 November 2022 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 18 2702983 tolong-pilot-yang-terjebak-di-kokpit-pesawat-tanzania-yang-jatuh-nelayan-ini-jadi-pahlawan-dan-diberi-hadiah-rp7-juta-fJBarcyZuP.jpg Nelayan mendapatkan gelar pahlawan dan diberi hadiah Rp7 juta karena menolong pilot yang terjebak di ruang kokpit (Foto: Charles Mwebeya TBC)

TANZANIA - Seorang nelayan yang merupakan salah satu responden pertama di lokasi kecelakaan pesawat pada Minggu (6/11/2022) yang menewaskan 19 orang di Danau Victoria Tanzania, telah menggambarkan bagaimana dia mencoba menyelamatkan pilot yang terjebak di kokpit dan bagaimana dia hampir kehilangan nyawanya saat mencoba menyelamatkan mereka.

Seperti diketahui, pesawat itu meninggalkan ibukota komersial Dar es Salaam pada Minggu (5/11/2022) dan membuat waktu pemberhentian yang dijadwalkan di Mwanza. Namun pesawat atuh sekitar pukul 08.50 waktu setempat (05:50 GMT) saat mendekati bandara Bukoba. Bandara masih ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Majaliwa Jackson telah secara resmi dinyatakan sebagai pahlawan, dianugerahi 1 juta shilling Tanzania (USD430 atau Rp6,7 juta). Dia juga ditawari pekerjaan di brigade pemadam kebakaran dan penyelamatan atas jasanya itu.

Baca juga: Pesawat Tanzania Jatuh, Penyelidikan Dilakukan Menyeluruh untuk Mencari Penyebab Kecelakaan

Berbicara kepada BBC dari ranjang rumah sakitnya di kota tepi danau Bukoba, Jackson mengatakan dia panik saat melihat pesawat penumpang mendekat dari arah yang salah, sebelum terjun ke danau.

 Baca juga: Saksi Mata Melihat Orang-Orang Panik dan Mulai Menangis saat Pesawat Tanzania Jatuh

Dia bergegas ke tempat kejadian dengan tiga rekan nelayan dan membantu membuka pintu belakang dengan menghancurkannya dengan dayung yang membantu penumpang yang duduk di bagian belakang pesawat untuk diselamatkan.

Jackson mengatakan dia kemudian pindah ke depan dan menyelam ke dalam air. Dia dan salah satu pilot kemudian saling berkomunikasi dengan membuat tanda melalui jendela kokpit.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Dia mengarahkan saya untuk memecahkan kaca jendela. Saya keluar dari air dan bertanya kepada petugas keamanan bandara, siapa yang datang, apakah mereka memiliki alat yang bisa kami gunakan untuk menghancurkan layar itu,” terangnya.

"Mereka memberi saya kapak, tapi saya dihentikan oleh seorang pria dengan pembicara pengumuman publik turun dan menghancurkan layar. Dia mengatakan mereka sudah berkomunikasi dengan pilot dan tidak ada kebocoran air di kokpit," lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa setelah dihentikan dia "menyelam kembali dan melambaikan tangan kepada pilot".

Namun pilot kemudian menunjukkan bahwa dia masih ingin diselamatkan.

"Dia menunjukkan pintu darurat kokpit kepada saya. Saya berenang kembali dan mengambil tali dan mengikatnya ke pintu dan kami mencoba menariknya dengan perahu lain, tetapi tali itu putus dan mengenai wajah saya dan membuat saya pingsan. Hal berikutnya yang saya tahu saya ada di sini di rumah sakit," ujarnya.

Kedua pilot termasuk di antara 19 kematian yang dikonfirmasi setelah pesawat - yang dioperasikan oleh Precision Air, maskapai swasta terbesar Tanzania - jatuh di dekat pantai danau.

Menurut Precision Air, dari 43 orang di dalamnya ada 24 orang yang selamat.

Sementara itu, para pelayat pada Senin (6/11/2022) memberikan penghormatan kepada 19 korban di sebuah kebaktian yang diadakan di stadion sepak bola lokal di Bukoba.

Berbicara di kebaktian, Perdana Menteri (PM) Tanzania Kassim Majaliwa mengatakan pemerintah akan menanggung biaya pemakaman.

Sebelumnya, dia mengatakan penyelidikan ekstensif akan dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan itu.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini