Setelah beberapa lama menikah, pada Juni 2022 mereka terlibat perkelahian rumah tangga. Soriyanto mencurgai istrinya memiliki hubungan dengan pria lain. Kemudian merekapun sepakat berpisah.
Namun belakangan, mereka kembali melakukan komunikasi. Setelah hubungan 'mencair' mereka pun sepakat untuk rujuk dan mereka bertemu di Duri. Setelah bertemu, Santi pun meminta pelaku mengantarkan korban ke Pekanbaru. Di mana Santi berniat untuk pulang ke kampung halamannya di Bekasi. Saat itulah mereka berangkat dengan menggunakan mobil.
Dalam perjalan menuju Pekanbaru tepatnya di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, tiba-tiba hanphone korban berdering. Panggilan itu diduga dari pria yang dicurai memiliki hubungan dengan Santi. Pelaku pun mengaku mendengar percakapan korban dengan pria tersebut.
Pelaku pun cemburu dan akhirnya berniat untuk membunuh istrinya tersebut. Saat korban tertidur, pelaku menjalankan aksinya.
"Setelah itu pelaku langsung memukul kepala korban dengan besi. Setelah itu Pelaku mencekik. Setelah meninggal dunia, tersangka membuang jenazah dari atas jembatan lalu tersangka pergi. Tidak lama setelah kejadian, warga menemukan jenazah mengapung di sungai," tutur Iptu Tony Prawira.
Untuk jenazah, Polsek Siak sudah mengantarkannya ke rumah duka di Bekasi. "Kita membantu pemulangan jenazah ke Bekasi dan membiayainya karena keluarga tidak punya biaya untuk pemulangan," imbuhnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.