Selain itu, laporan dari kepala desa di Kecamatan Cugenang bahwa banyak rumah warga yang hancur. Bangunan SMK 1 Cugenang hancur.
“Banyak jalan yang terputus sehingga mobil maupun sepeda motor tidak bisa melintas. Para kepala desa di Cianjur melaporkan bahwa mereka membutuhkan alat berat untuk membersihkan bangunan rusak dan longsor,” ujar Herman.
Menurut Herman, ada empat rumah sakit yang menjadi rujukan utama evakuasi para korban gempa di Cianjur. Dua rumah sakit daerah dan dua lagi RS swasta.
Untuk wilayah Cianjur Selatan, kata Herman, relatif aman dari dampak gempa. Daerah terparah adalah di Cianjur kota dan Kecamatan Cugenang.
Ia mengaku menyaksikan langsung banyak warga histeris dan berkerumun di pinggir-pinggir jalan. Gedung DPRD Cianjur tak luput dari kerusakan.
“Tadinya saya ada agenda rapat paripurna siang ini. Jadi ditunda,” tuturnya.
Hingga saat ini, situasi belum aman karena masih terjadi gempa-gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.