Share

Buron dari India, Zakir Naik Akan Ceramah di Qatar Selama Piala Dunia 2022

Alfilya Tri Maulina, Okezone · Selasa 22 November 2022 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 18 2712797 buron-dari-india-zakir-naik-akan-ceramah-di-qatar-selama-piala-dunia-2022-UqbEfbunN8.jpg Zakir Naik. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Penceramah kontroversial sekaligus seorang Da’i asal negara India, Zakir Abdul Karim Naik (57) atau kerap disapa Zakir Naik. Akan memberikan tausiyahnya di Qatar selama Piala Dunia 2022 berlangsung.

Dilansir dari Al Arabiya, Zakir Naik konon bakal memberikan banyak ceramah disepanjang turnamen, namun tidak dijelaskan bagaimana teknisnya.

BACA JUGA: Dituding Dukung Terorisme, Ini Jawaban Ulama Top Zakir Naik

"Penceramah Syekh Zakir Naik hadir di Qatar selama Piala Dunia dan akan memberikan sejumlah ceramah agama selama turnamen Piala Dunia 2022," ungkap Faisal melalui Twitter.

Piala Dunia 2022 dimulai di Qatar pada 20 November dengan negara tuan rumah menghadapi Ekuador di Stadion Al Bayt, yang terletak sekitar 35 km dari Doha.

BACA JUGA: Sempat Dicekal, Zakir Naik Akhirnya Boleh Ceramah di Malaysia

Naik adalah seorang buronan yang dicari oleh otoritas India atas tuduhan pencucian uang dan ujaran kebencian di India, yang dia bantah. India melarang Yayasan Riset Islam Naik pada akhir 2016, menuduhnya mendorong dan membantu para pengikutnya untuk mempromosikan atau berupaya mempromosikan perasaan permusuhan, kebencian, atau niat buruk di antara komunitas dan kelompok agama yang berbeda.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Naik pernah berpidato mengenai semua Muslim harus menjadi teroris. dilansir melalui NDTV bahwa Naik mengatakan bahwa jika umat Muslim mau, mereka dapat membuat 80 persen warga India tak lagi memeluk agama Hindu dan pindah haluan ke Islam. Perkataannya yang terlalu sensitif menuai banyak sekali kontroversi. bahkan Naik dikecam oleh negaranya sendiri.

Namun Naik melarikan diri dan telah tinggal di pengasingan, Malaysia sejak 2017. Hidup sebagai buronan setelah pemerintah India mengajukan tuntutan terhadapnya atas pencucian uang.

Meskipun Naik memiliki tempat tinggal tetap di Malaysia, dia dilarang berpidato di negara tersebut pada 2020 demi “keamanan nasional”.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini