Tetapi dia juga membawa sebuah amplop tertutup, yang hanya boleh dibuka setelah tugas pertamanya selesai. Di dalam amplop terdapat misi rahasia yang memerintahkannya menemukan benua selatan — dipercaya Cook berlayar di atas benua ini, sebelum mencapai Selandia Baru.
Petunjuk nyata pertama keberadaan Zealandia dikumpulkan oleh naturalis Skotlandia, Sir James Hector, yang melakukan serangkaian pelayaran untuk guna mensurvei sejumlah pulau lepas di pantai selatan Selandia Baru pada 1895.
Setelah mempelajari keadaan geologi mereka, dia menyimpulkan bahwa Selandia Baru adalah "sisa dari barisan pegunungan yang membentuk puncak dari sebuah wilayah benua besar yang membentang jauh ke selatan dan timur, dan yang sekarang tenggelam…".
Terlepas dari terobosan awal ini, pengetahuan tentang keberadaan Zealandia masih tidak jelas, dan sangat sedikit kemajuan yang terjadi hingga tahun 1960-an.
"Semua terjadi dengan lambat di bidang ini," kata Nick Mortimer, ahli geologi di GNS Science yang memimpin studi Zealandia pada 2017 tadi.
Kemudian pada 1960-an, para ahli geologi akhirnya menyepakati definisi benua — secara garis besar, wilayah geologi dengan ketinggian tinggi, terdiri dari berbagai macam batuan dan kerak yang tebal. Benua juga harus besar.
"Tidak bisa bila ukurannya kecil," kata Mortimer. Ini memberi batasan-batasan untuk para ahli geologi — jika mereka bisa mengumpulkan semua bukti, mereka bisa membuktikan bahwa benua kedelapan adalah nyata.
Namun, misi itu terhenti — menemukan benua adalah misi yang sulit dan mahal, dan Mortimer menekankan bahwa penemuan ini tidaklah mendesak.