Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Daftar Rahasia CIA yang Telah Dibocorkan Mantan Intelijennya

Nadilla Syabriya , Jurnalis-Rabu, 23 November 2022 |15:42 WIB
Daftar Rahasia CIA yang Telah Dibocorkan Mantan Intelijennya
Foto: Reuters.
A
A
A

JAKARTA - Central Intelligence Agency (CIA) merupakan badan intelijen milik pemerintah Amerika Serikat (AS) yang bermarkas di Langley, Virginia. Sesuai fungsinya, badan ini harus tertutup dan rahasia demi kepentingan internal maupun eksternal.

Namun, salah satu mantan agen CIA, Edward Snowden membeberkan terang-terangan kepada publik mengenai rahasia badan intelijen AS ini. Ia membocorkan program mata-mata di National Surveillance Agency (NSA). Program tersebut diketahui dibuat saat Snowden masih bekerja di CIA.

Snowden saat ini sedang dalam pengasingan di Rusia. Di tengah pengasingannya, ia menulis buku berjudul Permanent Record. Dalam buku itu, Snowden tak hanya membahas program mata-mata pemerintah AS, ia juga menceritakan rahasia ketika bekerja di CIA. Melansir dari beragam sumber, berikut adalah daftar rahasianya:

1. Memiliki Google Pribadi

Dalam buku tersebut, Snowden sempat membahas bahwa CIA memiliki platform digital sendiri yang disediakan oleh Google dan dilengkapi informasi classified alias rahasia.

"Sedikit yang menyadari ini, tetapi CIA memiliki Internet dan Web sendiri. Ia memiliki sejenis Facebook yang mengizinkan para agen untuk berinteraksi secara sosial; ia memiliki sejenis Wikipedia sendiri yang menyediakan agen dengan informasi mengenai tim agensi, proyek, dan misi," tulis Snowden.

"Dan ia memiliki versi internal Google, yang memang disediakan oleh Google, yang mengizinkan para agen melakukan pencarian di jaringan rahasia yang luas ini."

2. Ada Agen CIA di Kedubes

Edward Snowden berkata ada agen CIA yang bekerja di Kedutaan Besar AS di luar negeri. Salah satu tugas mereka adalah mengurus kebutuhan teknis internal, mulai dari jaringan komputer hingga CCTV. Agen CIA tersebut tergabung dalam Technical Information Security Officers (TISO).

Sebetulnya TISO bertanggung jawab terhadap infrastruktur teknis CIA, tetapi mereka juga mengurus masalah teknis di dalam Kedubes. Alasannya, CIA tidak percaya dengan orang asing, bahkan di negara sahabat sekalipun.

"Mereka tetap lah orang asing yang tak bisa dipercaya oleh CIA," tulis Snowden.

3. Mendapatkan Informasi Dengan Rayuan dan Jebakan

CIA mungkin punya kemampuan teknologi yang kuat dan punya program penyiksaan, tetapi jangan lupa bahwa mereka lihai memakai human intelligence (HUMNIT).

Edward Snowden bercerita bahwa CIA siap menggunakan teknik jebakan dan rayuan untuk mendapat informasi. Hal itu terjadi ketika Snowden bekerja di Swiss. Rekan Snowden berusaha menggali informasi dari seorang banker Arab Saudi.

Agen CIA itu mencoba bersahabat dengan si banker Arab Saudi. Mereka sering pergi ke bar dan strip club bersama-sama. Sayangnya, agen CIA itu masih kesulitan agar akrab dengan si banker. Akhirnya, agen CIA tersebut berusaha membuat si banker mabuk, kemudian banker itu disuruh pulang dengan mengendarai mobil sendiri.

Si agen CIA lantas menelepon polisi untuk melaporkan bahwa ada orang mengemudi sambil mabuk. Alhasil, banker itu ditangkap dan harus membayar denda besar.

Insiden itu menjadi peluang besar untuk membantu si banker yang dikenakan denda oleh polisi. Tujuannya agar banker itu menjadi "tergantung" ke si agen CIA.

Namun, sayangnya si banker itu tetap menolak bantun agen CIA tersebut. Ia malah marah karena dijebak dan bantuan dari agen CIA itu ternyata tidak tulus. Banker itu akhirnya pulang ke Arab Saudi dan si agen CIA dirotasi balik ke AS.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement