Share

Ratusan Korban Gempa Cianjur Dirujuk ke Sejumlah RS di Bandung

Arif Budianto, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 525 2714113 ratusan-korban-gempa-cianjur-dirujuk-ke-sejumlah-rs-di-bandung-DlSqUMW8ca.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BANDUNG - Ratusan korban gempa bumi Cianjur saat ini di rawat di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. Mereka adalah pasien rujukan dengan kebutuhan penanganan patah tulang dan luka lainnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, saat ini ada sembilan rumah sakit di Bandung yang merawat pasien korban gempa bumi. Diantaranya di RSHS, RSUD Bandung Kiwari, RS Muhammadiyah, RSUD Kota Bandung, dan lainnya.

"Total ada 129 pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit di Bandung, " kata Anhar, Kamis (24/11/2022).

 BACA JUGA:Tangis Nenek Iin Pecah Menanti Cucunya yang Tertimbun Tanah Akibat Gempa Cianjur

Secara rinci, RSHS merawat 84 pasien, RSUD Bandung Kiwari 16 pasien, RSUD Kota Bandung 9 pasien, RS Santosa Kopo 3 pasien, RS Sartika Asih 3 pasien, RS Muhammadiyah 3 pasien, RS ST Borromeus 4 pasien, RS Advent : 1 pasien, dan RS Santosa Central 6 pasien.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Bandung telah mengirimkan ambulan, obat-obatan, tenaga kesehatan, dokter, mobil ICU hingga mobil jenazah ke lokasi. Sampai Rabu, 23 November 2023 Dinkes bersama organisasi profesi serta jajaran kesehatan lainnya di Kota Bandung telah mengirimkan 20 unit ambulan, 5 dokter spesialis, 17 dokter umum, 42 perawat, 1 tenaga farmasi, 7 orang logistik dan 26 orang pengemudi.

 BACA JUGA:Cerita Sekeluarga Selamat dari Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Cianjur

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Jumlah tersebut terus bertambah. Kami mengumumkan agar semua rumah sakit mengirimkan personil dan ambulan," ujarnya.

Anhar menyebut saat ini pihaknya masih menyesuaikan keperluan obat-obatan yang dibutuhkan korban.

"Dukungan obat-obatan dan nakes untuk pertolongan pertama masih sangat dibutuhkan. Ke depan kebutuhan pasti berubah. Kita siapkan obat-obatan seperti obat diare, batuk, gatal karena pasti disana sanitasi nya tidak memadai. Obat-obatan kami menyesuaikan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini