Share

PM Malaysia Anwar Ibrahim Janji Perubahan yang Ditunggu Rakyat dan Pertahankan Islam Sebagai Agama Resmi Negara

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 25 November 2022 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 18 2714428 pm-malaysia-anwar-ibrahim-janji-perubahan-yang-ditunggu-rakyat-dan-pertahankan-islam-sebagai-agama-resmi-negara-u4rjLG9Td6.jpg PM Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) baru Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan sumpahnya adalah perubahan yang telah ditunggu-tunggu oleh warga Malaysia dan berjanji untuk mempertahankan Islam sebagai agama resmi negara itu.

Dikutip Reuters, pemimpin oposisi lama berusia 75 tahun itu dilantik pada Kamis (24/11/2022), mengakhiri perjalanan politik tiga dekade dari anak didik pemimpin veteran Mahathir Mohamad yang menjadi pemimpin protes, seorang tahanan yang dihukum karena sodomi dan pemimpin oposisi.

Dikenal karena karir politiknya yang penuh gejolak Anwar Ibrahim akhirnya memimpin Malaysia, setelah berusaha selama puluhan tahun. Dia adalah salah satu tokoh paling terkenal dan kontroversial di Asia Tenggara.

Baca juga: Dapat Ucapan Selamat dari Presiden Jokowi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Ucapkan Terima Kasih

Dalam perjalanannya menuju pucuk kepemimpinan di Malaysia sebagai perdana menteri, Anwar dijegal dengan dua tuduhan sodomi, yang berakhir dengan hukuman penjara.

Baca juga: Rekam Jejak Anwar Ibrahim, PM Malaysia yang Wujudkan Mimpi Memimpin Negeri Jiran Sejak Puluhan Tahun Lalu

Dia dipenjara selama bertahun-tahun di bawah kepemimpinan Mahathir Mohamad, yang juga pernah menjadi mentor Anwar.

Hubungan keduanya yang naik turun tidak hanya menentukan nasib Anwar, tetapi juga politik Malaysia. Dikutip BBC, Anwar memulai karier politiknya pertama kali sebagai pemimpin mahasiswa karismatik yang mendirikan gerakan pemuda Islam Malaysia, ABIM.

Dia mengejutkan banyak orang dengan bergabung bersama Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai yang telah lama berkuasa, pada 1982.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, itu terbukti sebagai langkah politik yang cerdik. Dia menaiki tangga politik dengan cepat dan beberapa kali menjabat sebagai menteri.

Pada 1993, Anwar menjadi wakil Mahathir dan diperkirakan akan menggantikannya. Tetapi, ketegangan terjadi setelah krisis keuangan Asia pada 1997, ketika mereka berbenturan dengan ekonomi dan korupsi.

Saat ini, Anwar berjanji akan merangkul semua pihak untuk mewujudkan Malaysia yang bersatu dan Berjaya. Termasuk perubahan-perubahan yang ditunggu banyak rakyat Malaysia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini