Share

Ridwan Kamil Murka, Pencabutan Label Gereja di Tenda Bantuan Gempa Cianjur Nodai Misi Kemanusiaan

Arief Setyadi , Okezone · Minggu 27 November 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 525 2715723 ridwan-kamil-murka-pencabutan-label-gereja-di-tenda-bantuan-gempa-cianjur-nodai-misi-kemanusiaan-74472P6Y0U.jpg Tangkapan layar pencabutan label gereja di tenda bantuan korban gempa Cianjur, Jawa Barat (Foto: Instagram @ridwankamil)

JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan aksi pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Aksi itu dilakukan oleh oknum warga di tenda pengungsian.

"Bencana ini datang tidak pilih-pilih dan pastinya mendampaki semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini," ujar Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya, @ridwankamil seperti dikutip Okezone, Minggu (27/11/2022).

BACA JUGA:DVI Polri Dibantu Unpad Identifikasi Jenazah Korban Gempa Cianjur yang Sudah Membusuk 

Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, pihak yang membantu bencana datang tidak pilih-pilih. Mereka datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya.

"Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka," tegasnya.

Untuk itu, Ridwan Kamil menekankan agar Sila ke-2 Pancasila, Kemanusiaan Yang adil dan Beradab harus dijunjung dengan baik dan dipraktekkan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikit pun oleh unsur kebencian golongan.

"Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur Nuhun," ujarnya.

BACA JUGA:Duka Cianjur, 42 Pelajar Tertimpa Bangunan saat Gempa Dahsyat 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," pungkasnya.

Dalam unggahannya, Kang Emil turut menyertakan video pencabutan label identitas gereja sebagai pemberi bantuan tenda oleh oknum warga. Sehingga menuai ragam komentar warganet.

"Setuju pak Gub.. sangat disayangkan sekali.. semoga kita bisa lebih bijak dan open minded.. hatur nuhuun pak Gub," tulis akun @hanan_attaki.

"Akibat tidak ada hukuman yg jelas bagi pelaku intoleran. Sumbangannya mau, tp nama pemberi dilenyapkan krn dari nonis.itu namaya Munaf*k!!," tulis @krisna69.mukti.

"Label di copot! bantuan di ambil! Miris!" @thyasethyaa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini