Share

Korut Ambisius Membuat Nuklir Paling Kuat di Dunia, Termasuk Rudal yang Mampu Hancurkan AS

Susi Susanti, Okezone · Senin 28 November 2022 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 18 2716141 korut-ambisius-membuat-nuklir-paling-kuat-di-dunia-termasuk-rudal-yang-mampu-hancurkan-as-rn183ItEiB.jpg Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un (Foto: Reuters)

PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berencana untuk membangun kekuatan nuklir "paling kuat di dunia".

"Tujuan akhir" di balik program nuklir Korea Utara adalah untuk memiliki "kekuatan absolut, yang belum pernah terjadi sebelumnya di abad ini," kata Kim pada Sabtu (26/11/2022) sebagai bagian dari perintah yang mempromosikan puluhan pejabat militer, dikutip kantor berita negara KCNA pada Minggu (27/11/202).

Perintah itu muncul setelah apa yang dikatakan Korea Utara sebagai "uji coba penembakan jenis baru" rudal balistik antarbenua (ICBM) pada 18 November lalu.

Menurut KCNA, rudal itu adalah Hwaseong-17, sebuah roket besar yang secara teoritis mampu mengirimkan hulu ledak nuklir ke daratan Amerika Serikat (AS) dan menghancurkannya.

 Baca juga: Beri Peringatan Keras, AS: Setiap Serangan Nuklir Korut ke AS Tidak Diterima dan Rezim Bisa Berakhir

Kim memuji para pejabat yang mengembangkan rudal baru dalam komentarnya.

 Baca juga: Korut Luncurkan 2 Rudal Jelajah Strategis Jarak Jauh yang Bisa Membawa Senjata Nuklir Taktis

Dia menyebut rudal itu "senjata strategis terkuat di dunia" dan mengatakan itu mewakili "lompatan maju yang luar biasa dalam pengembangan teknologi pemasangan hulu ledak nuklir pada rudal balistik."

Dengan pengembangan ICBM baru, Kim mengatakan Korut telah menunjukkan kepada dunia tentang masa depan negara yang percaya diri dan selalu menang untuk maju menuju tujuan membangun tentara terkuat di dunia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam sebuah surat yang dikirim kepada Kim baru-baru ini, para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara mengatakan uji tembak itu menandai "kemenangan bersejarah yang besar" bagi negara itu dan menunjukkan kedaulatan Korea Utara.

Kim sendiri menghadiri peluncuran tersebut bersama seorang anak yang diyakini sebagai putrinya, Ju Ae.

Menurut Ankit Panda, rekan senior dalam program kebijakan nuklir di Carnegie Endowment for International Peace, Pyongyang juga merilis video peluncuran rudal, yang ketiga kalinya dilakukan sejak 2017.

Sementara tes menunjukkan Pyongyang dapat meluncurkan ICBM besar dan mempertahankannya lebih dari satu jam, Korea Utara masih belum menunjukkan kemampuan untuk menempatkan hulu ledak di atas rudal balistik jarak jauh – proyektil yang ditembakkan ke luar angkasa – yang mampu bertahan dari masuk kembali yang berapi-api ke atmosfer bumi.

Tetapi para analis mengatakan bahwa dengan tes berulang kali, Korea Utara menyempurnakan kemampuan mereka.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini