Kehebohan timbul bahkan Susuktunggal mengancam memutuskan hubungan dengan Kawali. Kericuhan dapat dicegah dengan putusan, kedua raja yang berselisih itu, bersama-sama mengundurkan diri. Prabu Dewa Niskala menyerahkan tahta Kerajaan Galuh kepada putranya Jayadewata.
Prabu Susuktunggal menyerahkan tahta Kerajaan Sunda ke menantunya Jayadewata. Dengan demikian, kerajaan warisan Wastu Kancana berada kembali dalam satu tangan. Peristiwa itu terjadi tahun 1482.
Ratu Jayadewata pun memutuskan akan berkedudukan di Pakuan sebagai Susuhunan karena telah lama ia tinggal di sini menjalankan pemerintahan sehari-hari mewakili mertuanya. Pakuan pun akhirnya kembali menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Sunda seteleh di Kawali.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.