"Pengungsi ini, tidak semuanya ambruk tapi rumahnya yang mengalami kerusakan di bagian dinding-dinding rumahnya. Apalagi gempa susulan sepekan ini terus terjadi dan dirasakan warga meski kecil. Jadi malam itu semua warga tidur di tenda," ujar Asep.
Asep menambahkan bahwa jika siang hari, sebagian warga beraktivitas di rumah untuk masak dan nyuci. Dan ketika malam datang, mereka balik ke tenda, karena khawatir gempa terus terjadi.
Sementara Kapolsek Sukalarang, AKP Asep Jenal Abidin membenarkan bahwa ada sebagian pengungsi mengalami sakit demam, namun untuk jumlahnya masih dalam pendataan pihak Puskesmas.
"Kalau untuk jumlahnya (yang sakit) ada di Puskesmas, kemarin ditangani langsung oleh tim Posko dari Puskesmas Sukalarang," ujar Kapolsek Sukalarang, AKP Asep Jenal Abidin.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.