Share

3 Jenderal dari Inggris yang Melegenda, Ada yang Terkenal Usai Membantai Afghanistan

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 18 2717435 3-jenderal-dari-inggris-yang-melegenda-ada-yang-terkenal-usai-membantai-afghanistan-XdFvdj7OqG.JPG Frederick Sleigh Roberts (Foto: Natimal Army Museum)

JAKARTA - Terdapat beberapa jenderal hebat di Inggris. Di balik kesuksesannya menjadi seorang jenderal hebat, mereka mempunyai peran yang tidak bisa diremehkan. Mulai dari penggunaan taktik yang matang hingga mampu memaksa mundur musuh. Berikut jenderal hebat di Inggris.

1. Thomas Fairfax

Thomas Fairfax adalah jenderal yang mempunyai peran penting pada Perang Saudara Inggris. Sebagai panglima tentara, ia juga memainkan strategi dalam mengalahkan kaum royalis.

Keterampilan taktis serta keberaniannya membantu membawa banyak kemenangan parlemen di Inggris bagian utara serta barat daya. Pada Desember 1644, ketika usianya menginjak 32 tahun, Fairfax diangkat menjadi panglima tentara.

Fairfax dikenal di kalangan bawahannya. Ketika Perang Saudara Inggris, ia memerintahkan dua dari pembela royalis untuk ditembak. Selain itu, ia juga memerintahkan eksekusi sejumlah pemberontak tentara.

2. Frederick Sleigh Roberts

Frederick Sleigh Roberts adalah panglima lapangan Inggris sekaligus pemimpin Perang Afghanistan pada 1878-1880 dan Perang Afrika Selatan pada 1899-1902. Ia mulai menjadi perhatian publik ketika Perang Afghanistan.

Robert memimpin pasukan Lapangan Kuram menuju kemenangan di Peiwar Kotal. Selain itu, ia juga memimpin pasukannya dari Kabul ke Kandahar. Terlepas dari medan yang sulit serta cuaca ekstrem, Roberts mampu menempuh jarak 400 kilometer dalam 20 hari serta tidak kehilangan satu pasukannya. Pada 1901-1904, ia diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat Inggris.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

3. John Manners

John Manners memperoleh reputasinya dalam kepemimpinan Perang Tujuh Tahun antara Inggris dan Prancis. Popularitasnya tidak hanya berdasarkan pada keberaniannya, tetapi juga kemurahan hati dan kepedulian kepada anak buahnya.

Pada 14 Agustus 1759, Manners dipromosikan menjadi letnan jenderal serta menjadi komandan kontigen Inggris. Selanjutnya, di tahun 1760, ia memimpin kavaleri Inggris meraih kemenangan atas Prancis di Warburg, Westphalia.

Kemudian, pada 15-16 Juli 1761, pasukannya berhasil memukul mundur serangan Prancis di Vellinghausen. Pada 1776, Manners diangkat menjadi panglima tinggi tentara Inggris. Saat resimen Leicester Blues memberontak lantaran gaji yang ditahan, Manners pun membantu membayarnya dengan uang dari kantongnya sendiri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini