Share

Geledah Rumah Terduga Teroris, Polisi Angkut Iqra dan Buku Agama

Romensy August, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 02:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 512 2718952 geledah-rumah-terduga-teroris-polisi-angkut-iqra-dan-buku-agama-kul63KOK4b.jpg Polisi geledah rumha terduga teroris Sukoharjo/Foto: R. August

SUKOHARJO - Densus 88 Antiteror mengamankan 4 orang terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (1/12/2022) dini hari.

Keempat orang tersebut adalah P (43) warga Kelurahan Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo; M (43) warga Kelurahan Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo; DU (47) warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta dan PH (51) warga Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

 BACA JUGA: Ini Identitas 4 Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo

Pascapenangkapan, Polres Sukoharjo pun langsung bergerak untuk melakukan penggeledahan di rumah kediaman terduga teroris.

Hasil penggeledahan dua lokasi yakni rumah kos DU yang berada di Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo dan rumah kontrakan PH di Klunyon, Baki, Sukoharjo, Polisi tidak menemukan bahan berbahaya.

 BACA JUGA:Polda Jateng Benarkan Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo

Menurut Kapala Desa (Kades) Cemani Hadi Indrianto yang ikut melakukan pengeledahan, proses penggeledahan berlangsung sekitar 1 jam.

Hasilnya, polisi hanya menyita Barang Bukti (BB) berupa buku-buku yang tersimpan di atas lemari dan meja.

"Ya buku semacam iqro, dan buku-buku untuk memperdalam agama semacam itu. Tidak ada barang bukti berbahaya yang ditemukan," beber dia.

Hadi mengungkapkan bahwa, DU tidak terdaftar sebagai warga Cemani melainkan sebagai warga Bratan Pajang, Surakarta.

"Statusnya di sini sebagai penduduk kos. Dia tinggal bersama dengan istri dan anaknya," jelas dia.

Di lokasi lain, Ketua RT 2 RW 1 Dukuh Kluyon, Samsuri menuturkan, jika polisi hanya membawa pakai ganti untuk PH.

Follow Berita Okezone di Google News

Polisi melakukan penggeledahan selama kurang lebih satu jam di sejumlah ruang seperti kamar mandi dan kamar tidur.

"Tidak ada barang berbahaya yang dibawa," katanya setelah ikut pengeledahan.

Samsuri menambahkan, PH sendiri merupakan warga RT 1 RW 14. Dia baru menetap di lokasi tersebut selama setahun.

"Kesehariannya dia berjualan Soto dengan istrinya," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini