Share

Cegah Rusia Ambil Untung dari Ekspor Minyak, G7 dan Sekutu Sepakat Batasi Harga Minyak dari Rusia

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 03 Desember 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 18 2719908 cegah-rusia-ambil-untung-dari-ekspor-minyak-g7-dan-sekutu-sepakat-batasi-harga-minyak-dari-rusia-OkRE20NMqd.jpg G7 sepakat membatasi harga minyak Rusia (Foto: Reuters)

RUSIA - Kelompok negara kaya atau G7 dan sekutunya telah secara resmi menyetujui pembatasan harga minyak Rusia.

Dalam pernyataan bersama, G7 dan Australia mengatakan batas harga akan mulai berlaku pada 5 Desember mendatang atau "segera sesudahnya".

“Keputusan untuk memberlakukan batasan harga diambil untuk mencegah Rusia mengambil untung dari perang agresinya melawan Ukraina," bunyi pernyataan bersama itu, dikutip BBC.

Langkah itu bertujuan untuk mendukung stabilitas di pasar energi global dan untuk meminimalkan limpahan ekonomi negatif dari perang agresi Rusia, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang telah merasakan dampak perang Putin secara tidak proporsional.

Baca juga: Negara Kaya G7 Setuju Penyelidikan Kejahatan Perang Ukraina, Dirikan Pusat Kontak Nasional di Setiap Negara Bagian

Kesepakatan batas harga ini terjadi hanya beberapa hari sebelum larangan Uni Eropa terhadap minyak mentah Rusia yang diimpor melalui laut mulai berlaku pada 5 Desember mendatang.

Baca juga:  Gelar Pertemuan Darurat di Sela KTT G20, Negara G7 Kecam Serangan Rudal Rusia ke Polandia

Batas harga - yang dimaksudkan untuk mempengaruhi ekspor minyak di seluruh dunia - dimaksudkan untuk melengkapi itu.

Ini terjadi setelah Uni Eropa (UE) menyetujui batas harga setelah membujuk Polandia untuk mendukungnya.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Polandia mengumumkan dukungannya pada Jumat (2/12/2022) setelah diyakinkan bahwa batas tersebut akan dipertahankan pada 5% lebih rendah dari tingkat pasar.

Rencana tersebut akan menghentikan negara-negara membayar lebih dari US60 per barel. Hal ini juga membutuhkan persetujuan dari semua negara Uni Eropa.

Batas harga diajukan oleh kelompok negara G7 pada September lalu dan bertujuan untuk menghentikan Moskow mengambil untung dari ekspor minyak sambil menghindari lonjakan harga.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Uni Eropa ingin menetapkan batas USD65 – USD70 tetapi ini ditolak oleh Polandia, Lituania dan Estonia karena terlalu tinggi.

Warsawa menginginkan nilainya serendah mungkin dan bertahan sambil memeriksa mekanisme penyesuaian yang akan menjaga batas bawah di bawah harga pasar karena harga minyak berubah.

Pada Jumat (2/12/2022), minyak mentah Ural Rusia diperdagangkan pada harga USD64 per barel.

Negara-negara yang menandatangani kebijakan yang dipimpin G7 hanya akan diizinkan untuk membeli minyak dan produk minyak bumi yang diangkut melalui laut yang dijual pada atau di bawah batas harga.

Sekutu barat Ukraina berencana untuk menolak asuransi untuk kapal tanker yang mengirimkan minyak Rusia ke negara-negara yang tidak mematuhi batas harga. Ini akan mempersulit Rusia untuk menjual minyak di atas harga tersebut.

Menteri keuangan G7 mengatakan pada September lalu bahwa rencana mereka untuk membatasi harga minyak mentah Rusia akan mengurangi pendapatan minyak Moskow dan kemampuannya untuk "mendanai perang agresinya".

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini