Spesimen itu telah dibawa keliling Australia sebagai pameran keliling tetapi staf tidak menyadari itu adalah harimau Tasmania terakhir, kata kurator Kathryn Medlock kepada Australian Broadcasting Corporation.
"Itu dipilih karena merupakan kulit terbaik dalam koleksi," katanya.
"Saat itu mereka mengira masih ada hewan (harimau Tasmania) di semak-semak."
Kulit dan kerangkanya sekarang dipajang di museum di Hobart.
Awalnya diyakini berkeliaran di seluruh Australia, populasi harimau Tasmania menurun karena dampak dari manusia dan dingo.
Akhirnya marsupial hanya ditemukan di pulau Tasmania, di mana mereka akhirnya diburu hingga punah.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.