Share

Kenapa Ratu Pertama Inggris Dijuluki Bloody Mary? Simak Penjelasannya

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 18 2722878 kenapa-ratu-pertama-inggris-dijuluki-bloody-mary-simak-penjelasannya-d9sRZPj32r.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA- Kenapa ratu pertama Inggris dijuluki Bloody Mary? Kerajaan Inggris yang telah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu tentu mengalami berbagai macam momen bersejarah.

Mary Tudor menjabat sebagai ratu pertama di Kerajaan Inggris. Sayangnya, nama Mary Tudor atau Ratu Mary I lebih dikenal dengan nama Bloody Mary.

Lantas, kenapa ratu pertama Inggris dijuluki Bloody Mary? Simak penjelasannya berikut ini.

Dilansir dari Britannica, Mary Tudor atau Ratu Mary I merupakan hasil pernikahan antara Raja Henry VIII dan putri Spanyol Catherine dari Aragon. Mary lahir di Greenwich, London, pada 18 Februari 1516.

Saat masih muda, Mary dikenal sebagai gadis yang rajin dan cerdas. lantaran pendidikan ibunya dan juga seorang pengasuh bangsawan.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sayangnya, kedua orang tua Mary harus bercerai karena sang ibu tak bisa melahirkan ahli waris laki-laki. Setelah drama yang cukup panjang, Raja Henry VIII menikahi Anne Boleyn yang merupakan seorang Protestan. Sedangkan, Catherine dari Aragon diusir dari istana dan harus tinggal di kastil yang terisolasi.

Peristiwa tersebut rupanya membuat jiwa Mary terpukul, ditambah ayahnya (Raja Henry VIII) tak mengizinkannya untuk bertemu sang ibu, gelarnya dilucuti, dan tidak menjadi pewaris tahta.

Sikap Raja Henry VIII terhadap agama Katolik pun semakin memburuk. Ia memutus hubungan dengan Paus, menutup biara Katolik, hingga mengeksekusi para pemberontak yang menolak rezim Protestan yang ia bawa.

Selepas kematian sang ibu pada 1535, kehidupan Mary tak kunjung berubah. Ayahnya telah memiliki seorang ahli waris laki-laki, Edward, dari pernikahannya dengan Hane Seymor. Sayangnya, Edward mati muda karena penyakit paru-paru setelah enam tahun menjabat.

Jika dilihat secara urutannya, Mary Tudor harusnya menjadi pewaris selanjutnya. Namun, Anggota Dewan tidak menyetujuinya dan menginginkan Lady Jane Grey yang menjadi Ratu. Pasalnya, Lady Jane Grey merupakan seorang Protestan.

Namun, sebagian besar masyarakat Inggris menginginkan pemimpin yang beragama Katolik hingga akhirnya Mary terpilih menjadi ratu. Mary Tudor resmmi menjadi Ratu Inggris pertama pada 19 Juli 1553 pada usia ke 37 tahun dengan nama Ratu Mary I.

Di bawah pemerintahannya, Ratu Mary I melakukan tindakan yang kejam terhadap penganut Protestan. Mereka dipaksa untuk menganut Katolik dan agama Protestan dianggap ilegal. Bahkan, bagi siapa saja yang membangkang akan dihukum mati.

Selama Ratu Mary I berkuasa selama lima tahun, setidaknya ada 300 orang Protestan yang dieksekusi didepan umum dengan cara dibakar hidup-hidup. Karena kekejamannya inilah ratu Mary I disebut sebagai Bloody Mary.

Demikian jawaban dari pertanyaan Kenapa Ratu Pertama Inggris Dijuluki Bloody Mary?.

(RIN)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini