JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengusulkan agar kedepannya kepala daerah ditunjuk langsung oleh presiden. Menurutnya, sistem penunjukan langsung kepala daerah tersebut lebih efektif.
Demikian disampaikan Alexander Marwata saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi 2022 Wilayah DKI Jakarta. Rapat tersebut digelar di Kantor Gubernur DKI Jakarta, pada hari ini, Kamis (15/12/2022).
"Saya senang ditunjuk langsung Pj Gubernur. Mudah-mudahan ini benar-benar enggak ada beban pengembalian dana dan sebagainya, melakukan evaluasi dan fokus aja, itu harapan kami," ujar Alex, sapaan karib Alexander Marwata.
BACA JUGA:Jokowi Minta Kepala Daerah Perhatikan Inflasi dari Jam ke Jam, Ini Alasannya
"Bisa jadi nanti kalo sudah dua tahun itu ternyata kepala daerah yang ditunjuk langsung, itu lebih efektif, kenapa engga kita ubah," sambungnya.
Menurutnya, tidak ada yang salah jika rakyat mengusulkan perubahan pola atau sistem dalam pemilihan kepala daerah. Sebab, Alex menganggap penunjukan kepala daerah oleh presiden tidak banyak makan biaya.
"Kalau rakyat itu melakukan perubahan kenapa tidak, kan gitu. Daripada bolak balik kita. Pilkada hasilnya enggak karuan, ngapain juga habisin duit hasil engga jelas," ungkapnya.
BACA JUGA: Peduli Kegiatan Sosial, Karang Taruna Akan Beri Penghargaan kepada 57 Kepala Daerah
Lebih lanjut, Alex mengaku prihatin karena banyak kepala daerah yang terjerat perkara korupsi. Bahkan, Alex mengaku kaget saat mengecek harta kekayaan kepala daerah. Di mana, tak sedikit kepala daerah yang ternyata juragan tanah.
"Saya cek itu wah bidang tanahnya 20-25, waras engga sih kita ini? Waras engga kita ini? kan gitu. Buat apa punya rumah sampai puluhan bidang, tanah puluhan bidang buat apa," tegasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.