KIEV - Rusia telah menyesuaikan taktiknya di Ukraina dan menyesuaikan dengan persenjataan yang dipasok Barat yang digunakan Kiev.
Termasuk peluncur roket ganda HIMARS buatan Amerika Serikat. Hal ini diungkapkan oleh Komandan Militer Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhny saat wawancara dengan The Economist, Kamis (15/12/2022).
"Mobilisasi Rusia telah berhasil. Tidak benar bahwa masalah mereka begitu parah sehingga orang-orang ini tidak akan berperang. Mereka akan melakukannya," ungkap Jenderal Valery Zaluzhny dikutip dari The Economist via Russia Today.
"Seorang tsar menyuruh mereka berperang, dan mereka pergi berperang," tambahnya.
Zaluzhny mengklaim bahwa sementara tentara Rusia tidak dilengkapi dengan baik namun mereka masih menghadirkan masalah untuk Ukraina.
Menurutnya, Moskow tidak akan ragu untuk mencoba dorongan baru menuju ibu kota, Kiev.