Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Liburan yang Tak Terlupakan, Cerita 200 Wisatawan Terjebak di Machu Picchu Akibat Protes Memanas

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 19 Desember 2022 |09:23 WIB
Liburan yang Tak Terlupakan, Cerita 200 Wisatawan Terjebak di Machu Picchu  Akibat Protes Memanas
200 wisatawan terjebak di Machu Picchu berhasil dievakuasi (Foto: AFP)
A
A
A

"Tapi aku lega bisa keluar dari sana,” ujarnya.

Kejutan tidak menyenangkan lainnya menunggu para pelancong. Ketika pekerja kereta api melakukan yang terbaik untuk memperbaiki rel, mereka tidak dapat memindahkan batu besar yang dilempar dari tebing oleh para demonstran.

Akibatnya, para turis harus berjalan sekitar 2 km setelah gelap di sepanjang jalur kereta api dengan cahaya ponsel untuk bergabung dengan minivan yang menunggu untuk mengangkut mereka kembali ke Cusco.

Adapun polisi dan pekerja kereta api terlihat membantu membawakan tas mereka. Perjalanan yang terjal itu tidak mudah, terutama bagi wisatawan yang lebih tua.

"Mereka berharap bisa mengeluarkan kami dengan helikopter, tapi karena cuaca, mereka tidak bisa melakukannya," kata warga Amerika Avis Berney, 77, dari Pulau Whidbey, dekat Seattle.

"Batu itu sebesar mobil, Renault kecil!" lanjutnya.

"Tongkat saya menyelamatkan saya! Saya sudah pensiun dan lelah," candanya.

Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata Luis Fernando Helguero, yang berada di lokasi untuk memantau operasi mengatakan pada Sabtu (17/12/2022), dengan dukungan polisi dan angkatan bersenjata, pihak berwenang dapat mengirim peralatan dan orang untuk memperbaiki dan membersihkan jalur sepanjang 29 km antara Piscacucho dan Aguas Calientes.

Seperti diketahui Piscacucho, salah satu titik awal perjalanan Inca Trail ke Machu Picchu, adalah dusun terdekat yang dapat dicapai melalui jalan darat dari Aguas Calientes.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement