Dia memang tak membantah adanya pergerakan di rumah Saguling, seperti naik turunnya Ricky Rizal dan Bharada E. Namun, pihaknya membantah adanya perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J.
"Pertanyaan sama itu disampaikan oleh RE, jadi terlihat tak ada arahan atau rencana melakukan pembunuhan kepada Yosua di rumah Sguling itu. Lalu, tak ada waktu para tersangka berlima ini berkumpul bersama di lantai 3 atau ditempat manapun di rumah Saguling untuk merencanakan atau mendapat arahan dari pak FS," jelasnya.
"Tiduhan seolah ada perencanaan di rumah Saguling, kami fikir CCTV ini semakin terbantahkan atau gugur tuduhan itu. Jadi, jangan sampai ada pihak tertentu punya asumsi dan analisir sendiri berbeda dari fakta persidangan karena selama proses ini berjalan, kita juga menemukan banyak sekali hoax yang beredar," katanya lagi.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.