Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Alasan Prajurit TNI Gunakan Cat Samaran Muka saat Tempur

Nadilla Syabriya , Jurnalis-Jum'at, 23 Desember 2022 |06:14 WIB
 Ini Alasan Prajurit TNI Gunakan Cat Samaran Muka saat Tempur
Prajurit TNI gunakan cat samaran wajah (foto: dok Okezone)
A
A
A

Oleh karena itu, setiap pasukan utama mengorganisir layanan kamuflase dari pasukan yang terlatih khusus untuk mempraktikkan seni penipuan. Hal ini sama seperti pola pada seragam loreng tentara yang bertujuan untuk berkamuflase dan disesuaikan dengan medan tempurnya.

Menjelang Perang Dunia II, kemampuan pesawat untuk pengeboman jarak jauh meningkat sehingga mengancam negara-negara yang berperang secara keseluruhan. Hal ini meningkatkan kepentingan dan cakupan dalam kamuflase.

Dalam Perang Dunia II, hampir semua kepentingan militer disamarkan sampai tingkat tertentu menggunakan bahan-bahan seperti pola cat belang-belang berwarna kusam, hiasan kain, kawat ayam, jaring, dan penggunaan dedaunan alami.

Penyamaran ini bertujuan agar senjata, kendaraan, atau instalasi yang dipakai tidak dapat dibedakan dari vegetasi dan medan di sekitarnya jika dilihat dari udara.

Hampir semua kendaraan membawa jaring kamuflase dan dicat dengan warna kehijauan, keabu-abuan, atau coklat. Semua personel militer pun menerima pelatihan dasar-dasar kamuflase selama pelatihan dasar.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement