Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjelasan BMKG Terkait Malam Tahun Baru di Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 27 Desember 2022 |16:15 WIB
Penjelasan BMKG Terkait Malam Tahun Baru di Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan ada potensi wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan pada saat malam pergantian tahun baru 2023 mendatang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan dari tahun ke tahun sejak 2019 lalu, wilayah Jabodetabek selalu diguyur hujan saat pergantian tahun baru.

“Jika dilihat gambaran peta sebaran Jabodetabek hujan 31 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020 ya, artinya malam tahun baru tahun 2020 itu terjadi hujan lebat dengan tertinggi ada di Halim 370 mm per hari,” katanya saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (27/12/2022).

Lalu, apakah wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada saat pergantian tahun baru? “Kemudian yang ingin saya katakan apakah tahun ini (terjadi)? Potensinya masih ada, namun harus kita lihat dulu faktor utamanya,” kata Guswanto.

“Seperti yang disampaikan oleh Kepala BMKG (Dwikorita Karnawati) tadi bahwa pada tahun 2019 menuju 2020 itu adalah La Nina-nya dalam kategori moderat, saat ini itu lemah menuju netral yang di mungkinkan nanti di bulan Februari Maret itu akan menuju netral itu yang bisa ditambahkan,” paparnya.

Guswanto pun mengatakan puncak hujan khususnya di wilayah Jabodetabek akan jatuh pada bulan antara Desember hingga Januari. “Puncak musim hujan (Jabodetabek) akan jatuh pada bulan Januari-Februari, Desember, Januari, Februari, diantaranya,” kata Guswanto.

Sementara, kata Guswanto, puncak hujan di wilayah DKI Jakarta akan terjadi antara bulan Januari hingga Februari. “Khusus untuk DKI Jakarta sendiri barangkali di Januari Februari untuk kalau kita lihat beberapa faktor yang terakhir,” paparnya.

Dia pun mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang biasa terjadi di saat puncak musim hujan. “Kemudian yang disampaikan kembali? Apa, usaha apa yang perlu dilakukan yaitu usaha yang perlu dilakukan dalam rangka untuk mengatasinya. Pertama kami berharap masyarakat selalu waspada terhadap banyaknya terhadap cuaca ekstrem ini karena apa? Cuaca ekstrem ini sebenarnya selalu ada di setiap puncak musim hujan,” tandas Guswanto.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement