Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buat Biaya Berobat, Pria Bogor Nekat Curi HP Milik Warga Tambora

Dimas Choirul , Jurnalis-Kamis, 29 Desember 2022 |17:47 WIB
Buat Biaya Berobat, Pria Bogor Nekat Curi HP Milik Warga Tambora
Polisi menangkap maling HP di Tambora, Jakarta Barat (Foto: Dimas Choirul)
A
A
A

JAKARTA - Polisi menangkap pelaku pencurian dua unit handphone (HP) milik warga Tambora, Jakarta Barat. Pria asal Bogor, Jawa Barat bernama Rafly (25) itu nekat mencuri untuk biaya berobat dirinya.

Kejadian pencurian itu berlangsung di Jalan Krendang Selatan, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Selasa, 27 Desember 2022 sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bernama Andi Kurniawan hendak mencuci piring di dapur rumahnya.

"Tiba-tiba korban mendengar ada yang membuka pagar rumahnya. Setelah itu korban keluar ternyata ada seorang pria tidak kenal (pelaku)," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/12/2022).

BACA JUGA: Polisi Identifikasi Pelaku Pencurian di Rumah Kasatgas Penuntutan KPK 

Saat korban memergoki pelaku, korban langsung panik dan berpura-pura bertanya tentang lokasi penjual galon isi ulang. Korban saat itu menjawab bahwa lokasi penjual galon isi ulang ada di sebelah.

Selanjutnya, pelaku pergi meninggalkan rumah korban. Tanpa curiga, korban lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Tidak berapa lama, ternyata pelaku datang lagi dan masuk ke dalam rumah, lalu korban keluar dan mengecek dua handphonenya sudah tidak ada di tempatnya. Korban berteriak 'maling' dan pelaku berhasil diamankan sejumlah warga," ujar Putra.

 BACA JUGA:Soal Kasus Pencurian Laptop Kasatgas Penuntutan, KPK: Bukan Kesengajaan tapi Musibah!

Putra bilang, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar. Pelaku nyaris bonyok karena ulahnya yang membuat warga di lokasi geram.

Menurut Putra, motif pelaku melakukan aksi pencurian itu untuk biaya berobat. Pelaku diketahui sedang mengalami sakit usus buntu, bahkan sudah dilakukan operasi, hanya saja tak kunjung sembuh.

"Kami sudah melakukan pengecekan data kesehatan pelaku dan memang betul dia sedang rawat jalan," pungkasnya.

Sementara itu, korban yang mengetahui motif pelaku langsung iba dan tidak ingin masalah tersebut dilanjut ke proses hukum.

"Korban dan pelaku sepakat untuk berdamai karena korban tidak tega melihat kondisi penyakit yang diderita oleh pelaku," tuturnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement