Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Jenderal Ini Penuh Misteri Usai Pensiun dari TNI

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 07 Januari 2023 |07:02 WIB
 3 Jenderal Ini Penuh Misteri Usai Pensiun dari TNI
Laksamana TNI (Purn) Muhammad Sudomo (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah Jenderal TNI pada zaman orde baru, dikenal memiliki sikap yang tegas. Selain pernah terlibat dalam sejumlah palagan dalam mempertahankan kemerdekaan, mereka juga dipercaya menjaga stabiltas keamanan di Tanah Air.

Namun setelah purna tugas, para jenderal ini juga ada yang dipercaya sebagai menteri era orde baru bahkan ada yang dianggap misterius jejaknya. Berikut ini jejak 3 jenderal TNI yang dirangkum beragam sumber, Sabtu (7/1/2023).

 BACA JUGA:Kisah 4 Jenderal Kopassus Nyaris Gugur di Pertempuran, Nomor 2 Diberondong Tembakan Selamatkan 4 Prajurit

1. Laksamana TNI (Purn.) Muhammad Sudomo

 

Sudomo lahir pada 20 September 1926. Dia adalah seorang petinggi militer yang terkenal di masanya karena jabatannya sebagai Wakil Panglima ABRI dan Pangkopkamtib. Dalam posisi pemerintahan ia pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja pada periode 1983–1988 dan juga sebagai Ketua DPA (1988–1998).

 BACA JUGA:3 Jenderal Bintang 5 di Indonesia: Kiprah dan Prestasinya

Meskipun bukan ahli intelijen, Sudomo pernah memimpin operasi senyap yaitu Operasi Mandala untuk membebaskan Papua dari Belanda. Hal ini sesuai dengan seruan Tri Komando Rakyat (Trikora) yang didengungkan Presiden RI pertama Sukarno tanggal 19 Desember 1961.

Saat itu dia berpangkat kolonel dan ambil bagian dalam palagan di Perairan Maluku pada 15 Januari 1962. Misi rahasia itu melibatkan tiga kapal, yakni KRI Harimau, KRI Macan Tutul, dan KRI Macan Kumbang. Namun, pergerakan mereka diketahui oleh Belanda. KRI Macan Tutul pun ditenggelamkan serta menewaskan Komodor Yos Sudarso. Sudomo selamat dalam bentrokan di Laut Aru itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement