Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPO Penistaan Agama Saifuddin Ibrahim Tak Kunjung Ditangkap, Ini Penjelasan Polri

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2023 |18:52 WIB
DPO Penistaan Agama Saifuddin Ibrahim Tak Kunjung Ditangkap, Ini Penjelasan Polri
Saifuddin Ibrahim (Foto: tangkapan layar Youtube Saifuddin Ibrahim TV)
A
A
A

JAKARTA - Polri masih berupaya untuk menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama Saifuddin Ibrahim di Amerika Serikat.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkam sejumlah kendala yang dialami Polri dalam mengejar oknum pendeta Saifuddin Ibrahim. Adapun kendala yang dialami perbedaan sistem hukum di Amerika Serikat dengan Indonesia.

"Tentu ada kendala salah satu kendalanya adalah sistem yang ada di Amerika dan di Indonesia itu berbeda," kata Ramadhan saat ditemui di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).

Kendati demikian, Ramadhan mengaku pihaknya tengah melakukan sinkronisasi hukum dengan otoritas Amerika Serikat hingga saat ini.

Baca juga: Polri Masih Koordinasi dengan Interpol AS untuk Pulangkan Saifuddin Ibrahim

"Tentu yang telah kita lakukan adalah sinkronisasi termasuk, sinkronisasi hukum antara otoritas Amerika dan Indonesia. Nanti proses ini masih berjalan, nanti akan kita sampaikan," tutur Ramadhan.

Ramadhan menegaskan bahwa sinkronisasi hukum itu belum sampai tahap koordinasi police to police. Ia mengaku belum dapat menyampaikan progres sinkronisasi tersebut.

Baca juga: Lukas Enembe Ditangkap KPK, Polri : Tugas Pokok Kami Amankan Situasi dan Ketertiban di Papua

"Komunikasi dengan otoritas Amerika, itu belum sampai police to police tapi pihak otoritas interpol kita sudah police to police yaa. Tentu bila nanti sudah sinkron kita akan sampaikan apa hasilnya," ucap Ramadhan.

"Jadi ini prosesnya proses sinkronisasi, terkait kendala yang kita sampaikan tadi. Masalah sistem hukum di Amerika serikat dan Indonesia itu pasti berbeda," imbuh Ramadhan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement