JAKARTA - Lulusan Akmil (Akademi Militer) 1988 telah ada yang meraih pangkat bintang 3 di TNI. Dengan pencapaian tersebut, mereka menunjukkan prestasi dan riwayat karier yang cemerlang. Hal ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi angkatannya.
Untuk mendapatkan kenaikan pangkat, seorang perwira TNI membutuhkan ketekunan, perjuangan keras, sekaligus waktu yang tidak singkat. Berdasarkan kenaikan pangkat reguler prajurit TNI, dikutip dari laman resmi Pengadilan Militer II Jakarta, kenaikan pangkat kolonel ke jenderal bintang 1 adalah 24 tahun bagi lulusan Sesko TNI, 25 tahun bagi lulusan Sesko Angkatan, dan 27 tahun bagi lulusan Selapa dan Dikbangspes. Siapa saja jenderal lulusan Akmil 1988 yang jadi bintang 3?
1. Letnan Jenderal TNI Chandra Warsenanto Sukotjo
Letnan Jenderal TNI Chandra Warsenanto Sukotjo adalah lulusan Akmil 1988 dari cabang Korps Polisi Militer (CPM). Chandra menjabat sebagai Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad).
Perwira tinggi TNI AD yang lahir di Bandung, 14 Januari 1965 ini ditunjuk sebagai Danpuspomad pada Februari 2021. Sebelumnya, Chandra adalah Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN sejak 2017 hingga 2021. Ia pernah ditugaskan sebagai anggota Pasukan Perdamaian PBB di Sudan Selatan (UNMISS/2006-2007), Georgia (UNOMIG/1995-1996), dan di Namibia (UNTAG/1989-1990).
2. Letnan Jenderal TNI Arif Rahman
Salah satu lulusan Akademi Militer 1988 dari kecabangan Infanteri yang kini bintang 3 adalah Letnan Jenderal TNI Arif Rahman. Arif, yang lahir di Bandung pada 22 April 1966, pernah menjabat sebagai Danpussenif Kodiklatad (2021-2022), Danpusterad (2019-2020), dan Pangdam V/Brawijaya (2017-2019).
Kini ia menempati posisi sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD (Danpussenif TNI AD). Sebelumnya, pada Februari 2021, Arif menjabat sebagai Danpussenif Kodiklatad.
3. Letnan Jenderal TNI Teguh Arief Indratmoko
Letnan Jenderal TNI Teguh Arief Indratmoko lahir pada 19 September 1965. Ia merupakan abituren Akmil 1988 dari cabang Infanteri Kopassus.
Teguh memulai karier militernya di Kopassus. Ia pernah menjabat berbagai posisi strategis, seperti Danpusterad (2021-2022), Asintel Kasad (2020-2021), Pangdam Iskandar Muda (2018-2020). Ia pernah terlibat dalam Operasi Seroja di Timor-Timur, ketika mengabdi di Kopassus. Saat ini, Teguh Arief Indratmoko adalah Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI.