Namun seiring meningkatnya tekanan terhadap Al Shabaab, para pejuangnya telah menyerang balik, meningkatkan serangan senjata dan bom terhadap militer dan warga sipil, termasuk di daerah-daerah yang telah dikejar.
Kelompok tersebut telah berjuang sejak 2007 untuk menggulingkan pemerintah pusat Somalia dan memberlakukan interpretasi hukum Islam yang ketat.
Pemberontakan telah berkontribusi pada krisis pangan akut di Somalia. Lebih dari 200.000 warga Somalia menderita bencana kekurangan pangan, dengan beberapa bagian Somalia tengah di ambang kelaparan.
(Rahman Asmardika)