Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,80° Lintang Utara (LU); 127,11° Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 141 kilometer arah tenggara Melonguane pada kedalaman 64 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Daryono dalam keterangannya, Rabu (18/1/2023).
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.