Kadyrov dan Prigozhin, yang pasukannya di Ukraina beroperasi sebagian besar secara mandiri dari komando tertinggi, menjadi lebih blak-blakan dalam kritik mereka terhadap kepemimpinan militer Rusia sejak tentara Moskow mengalami serangkaian kekalahan beruntun di musim gugur.
Kedua pria itu telah membentuk aliansi diam-diam, memperkuat kritik satu sama lain terhadap petinggi militer dan menyerukan penuntutan perang yang lebih gencar.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.