Pernyataan Turki tersebut muncul setelah Edwin Wagensveld, seorang politikus sayap kanan Belanda dan pemimpin kelompok Pegida yang dinilai anti-Islam, pada Minggu menyobek sejumlah halaman mushaf Alquran di Den Haag.
Video Wagensveld di Twitter memperlihatkan dirinya membakar sobekan halaman Alquran itu dalam sebuah panci.
Insiden tersebut terjadi setelah peristiwa pembakaran salinan Alquran di Swedia, yang telah mendapatkan izin dan perlindungan dari pemerintah setempat.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.