"Semua hakikat kebahagiaan dalam kehidupan manusia yang sebelumnya saya rasakan sungguh telah sirna, berganti menjadi suram, sepi, dan gelap," ujar Sambo di persidangan, Selasa (24/1/2023).
BACA JUGA: Tumpahkan Kekecewaan di Pledoi, Ferdy Sambo: Saya Dituduh Secara Sadis!
Sambo menambahkan, di dalam jeruji tahanan yang sempit itu, dia terus merenungi betapa rapuhnya kehidupan dia sebagai manusia. Dia tak pernah terbayangkan jika sebelumnya kehidupan dia yang begitu terhormat dalam sekejap terperosok dalam nestapa dan kesulitan yang tidak terperikan.
"Demikianlah penyesalan kerab tiba belakangan, tertinggal oleh amarah dan murka yang mendahului," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.