Share

Bergabung dengan Jerman, AS Pasok 31 Tank Tempur M1 Abrams ke Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Kamis 26 Januari 2023 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 18 2753168 bergabung-dengan-jerman-as-pasok-31-tank-tempur-m1-abrams-ke-ukraina-UwwgBfA9hN.jpg Presiden AS Joe Biden mengumumkan pengiriman tank Abrams ke Ukraina (Foto: BBC)

WASHINGTONAmerika Serikat (AS) akan bergabung dengan Jerman dalam pengiriman kendaraan tempur  untuk mendukung perang melawan invasi Rusia. AS akan mengirim 31 tank tempur yang kuat ke Ukraina.

Keputusan untuk mengirimkan tank M1 Abrams diumumkan hanya beberapa jam setelah Jerman mengatakan akan mengirim 14 tank Leopard 2 ke medan perang.

Dikutip BBC, Biden menjelaskan satu batalion tank Ukraina biasanya terdiri dari 31 tank, itulah sebabnya jumlah itu telah disepakati.

BACA JUGA: Usai Jerman Kirim Tank Leopord 2 ke Ukraina, AS Beri Sinyal Finalisasi Tank Abrams untuk Dipasok ke Medan Perang 

Dia mengatakan pasukan akan dilatih untuk menggunakan tank buatan Amerika "sesegera mungkin" tetapi menambahkan bahwa pengirimannya akan memakan waktu.

 BACA JUGA: Usai Ragu-Ragu, Jerman Akhirnya Pasok 14 Tank Leopard 2 ke Ukraina dan Izinkan Negara Lain Lakukan Hal yang Sama

Keputusan AS ini secara drastis berputar haluan karena sebelumnya pemerintahan Biden bersikeras untuk beberapa waktu bahwa tank M1 Abrams yang berat akan sulit untuk dikirim dan menantang pasukan Ukraina untuk beroperasi.

Kendaraan militer buatan AS ini merupakan salah satu tank tempur paling modern di dunia dan membutuhkan pelatihan ekstensif untuk beroperasi.

Paket Amerika senilai USD400 juta ini juga mencakup delapan kendaraan pemulihan yang dapat menderek tank jika macet.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Para ahli mengatakan sepertinya perlu berbulan-bulan sebelum tank mencapai medan perang, karena tank-tank ini akan dibeli dari kontraktor swasta dan tidak dikirim dari timbunan yang ada.

Hal ini berbeda dengan tank Leopard 2 buatan Jerman yang bisa diambil dari stok yang ada dan diharapkan tiba dalam dua sampai tiga bulan. Tank-tank ini secara luas dipandang sebagai salah satu tank tempur paling efektif yang tersedia.

Keputusan untuk mengirim senjata berat itu menyusul pertikaian diplomatik selama berminggu-minggu. Jerman menghadapi tekanan internasional yang meningkat untuk mengirim tank-tank itu, tetapi ada spekulasi bahwa setiap keputusan untuk melakukannya akan tergantung pada AS untuk melakukan hal yang sama.

Seorang pejabat senior AS tanpa menyebut nama pada Rabu (25/1/2023) mengatakan kedua belah pihak berpartisipasi dalam percakapan diplomatik yang baik yang membuat perbedaan dan berkontribusi pada pergeseran luar biasa dalam kebijakan keamanan Jerman.

"Saya tidak akan menggunakan kata penutup. Apa yang dilakukan keputusan ini adalah menunjukkan betapa bersatunya kita dengan sekutu kita,” terang juru bicara keamanan nasional John Kirby ketika ditanya apakah keputusan AS dirancang untuk memberi Jerman perlindungan untuk mengirim tank.

Dia mengaitkan perubahan posisi Washington dengan kondisi di lapangan serta taktik Rusia, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Kirby juga mengatakan keputusan itu didasarkan pada jenis pertempuran yang diyakini harus mampu dilakukan oleh Ukraina dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Seperti diketahui, Berlin juga membuka jalan bagi negara Eropa lainnya untuk mengirimkan tank buatan Jerman dari stok mereka sendiri.

Pejabat di Berlin mengatakan awak Ukraina akan segera dilatih untuk menggunakan tank Leopard di Jerman.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini