Share

Al-Azhar Serukan Boikot Produk Swedia dan Belanda usai Aksi Penistaan Alquran

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 26 Januari 2023 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 18 2753351 al-azhar-serukan-boikot-produk-swedia-dan-belanda-usai-aksi-penistaan-alquran-s6iJDm4eWz.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

ANKARA - Al-Azhar Mesir menyerukan boikot produk Belanda dan Swedia di tengah kemarahan atas penistaan terhadap kitab suci Alquran.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (25/1/2023) Al Azhar meminta masyarakat Arab dan Muslim untuk memboikot semua produk Belanda dan Swedia.

Al Azhar juga mendesak sikap yang kuat dan bersatu dalam mendukung Alquran yang mulia sebagai reaksi yang tepat terhadap pemerintah Swedia dan Belanda yang telah menyinggung 1,5 miliar Muslim.

“Mereka telah berlebihan dalam melindungi kejahatan kejam dan biadab yang dilakukan di bawah panji tidak manusiawi dan tidak bermoral, atau apa yang mereka sebut ‘kebebasan berekspresi’," kata Al Azhar sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Lembaga Islam itu meminta semua orang Arab dan Muslim "untuk mematuhi boikot, dan untuk mendidik anak-anak, remaja, dan perempuan tentang hal itu.”

“Orang-orang yang menyimpang ini tidak akan pernah menghargai nilai agama, yang tidak mereka ketahui sama sekali, kecuali mereka menghadapi kebutuhan material, moneter, dan ekonomi yang menantang. Itulah satu-satunya bahasa yang mereka ketahui,” kata Al Azhar.

Pada Minggu (21/1/2023), seorang politikus sayap kanan Belanda dan pemimpin kelompok Islamofobia Pegida, Edwin Wagensveld, merobek halaman-halaman Alquran di Den Haag.

Follow Berita Okezone di Google News

Video Wagensveld di Twitter menunjukkan dia sedang membakar sobekan halaman kitab itu di dalam panci.

Insiden terbaru itu dilakukan hanya berselang satu hari dengan pembakaran salinan Alquran oleh ekstremis Rasmus Paludan di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia.

Dalam menjalankan aksinya, Paludan mendapat perlindungan polisi dan izin dari pemerintah Swedia.

Insiden penistaan terhadap Alquran di dua negara Eropa itu telah memicu badai kecaman dari seluruh dunia Islam.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini