Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menlu Jerman: Uni Eropa Perang Lawan Rusia, Bukan Satu Sama Lain

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2023 |11:45 WIB
Menlu Jerman: Uni Eropa Perang Lawan Rusia, Bukan Satu Sama Lain
Menlu Jerman Annalena Baerbock (Foto: EP)
A
A
A

JERMAN - Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan negara-negara Uni Eropa (UE) berperang melawan Rusia. Sebelumnya, pejabat Amerika Serikat (AS) dan UE telah berusaha keras untuk mengklaim bahwa mereka bukan pihak dalam konflik di Ukraina.

“Dan karena itu saya sudah katakan di hari-hari terakhir – ya, kita harus berbuat lebih banyak untuk mempertahankan Ukraina. Ya, kami juga harus berbuat lebih banyak pada tank,” terangnya dalam debat di Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE) pada Selasa (24/1/2023), dikutip RT.

“Tetapi bagian yang paling penting dan krusial adalah kita melakukannya bersama dan kita tidak saling menyalahkan di Eropa, karena kita berperang melawan Rusia dan bukan melawan satu sama lain,” lanjutnya.

BACA JUGA: AS Pasok 31 Tank Tempur M1 Abrams ke Ukraina, Presiden Zelensky: Langkah Penting Menuju Kemenangan

Namun dia menekankan bahwa persatuan di antara sekutu masih merupakan bagian paling penting dari dukungan Ukraina melawan Rusia.

 BACA JUGA: AS Pasok 31 Tank Tempur M1 Abrams ke Ukraina, Rusia: Provokasi Terang-terangan dan Setiap Tank yang Dipasok Akan Dihacurkan

Dia memperingatkan agar tidak saling tuduh selama perselisihan yang sedang berlangsung mengenai apakah Jerman akan mengizinkan atau tidak pengiriman tank Leopard 2, yang menurut Kiev sangat penting untuk merebut kembali wilayah yang ditaklukkan oleh Rusia.

Baerbock menegaskan perselisihan internal membuat pemimpin Rusia Vladimir Putin menang.

Ini bukan pertama kalinya Baerbock membuat pernyataan panas dengan posisinya dalam konflik. Dia mengatakan pada pertemuan UE di Praha Agustus lalu bahwa dia bermaksud untuk memenuhi janjinya ke Ukraina dan tidak peduli apa yang dipikirkan pemilih Jerman terhadap dirinya.

Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz bersikeras bahwa Jerman harus mendukung Ukraina tetapi menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia, mitra koalisinya Baerbock telah mengambil posisi yang lebih hawkish.

Menurut media Jerman, partainya - Partai Hijau - mendukung pengiriman tank Leopard 2 ke Kiev, dan akhirnya berhasil menekan Scholz untuk menyetujuinya. Menteri Pertahanan Christine Lambrecht yang enggan mengirim tank ke Ukraina terpaksa mundur.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement