Kanselir Olaf Scholz telah dituntut untuk memberi penjelasan apakah Baerbock memiliki mandat dari pemerintah untuk “pernyataan perang” tersebut. Anggota parlemen kiri Selim Dagdelen mengatakan bahwa Baerbock merupakan ancaman keamanan bagi Jerman.
Baik Baerbock maupun Scholz sejauh ini belum menanggapi kritik tersebut. Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa Berlin bukan pihak dalam konflik antara Kiev dan Moskow, dalam sebuah pernyataan kepada tabloid Bild.
“Mendukung Ukraina dalam menggunakan hak individualnya untuk membela diri… tidak menjadikan Jerman sebagai pihak dalam konflik,” kata Kementerian Luar Negeri, merujuk pada Piagam PBB.
Kementerian Luar Negeri menambahkan bahwa operasi militer Rusia di Ukraina adalah "perang melawan perdamaian dan ketertiban Eropa," dan inilah yang dimaksud Baerbock.
Moskow mengatakan bahwa kata-kata Baerbock hanya menunjukkan bahwa Barat telah merencanakan konflik ini selama bertahun-tahun.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.