Share

Korban Meninggal Akibat Banjir dan Tanah Longsor Manado Bertambah Jadi 5 Orang

Subhan Sabu, Okezone · Sabtu 28 Januari 2023 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 28 340 2754594 korban-meninggal-akibat-banjir-dan-tanah-longsor-manado-bertambah-jadi-5-orang-VRNaX413ik.jpg Foto: Okezone

MANADO – Korban meninggal akibat bencana alam tanah longsor dan banjir di Kota Manado, Sulawei Utara, semakin bertambah.

 (Baca juga: Satu Batalyon Pasukan Elite TNI AD Dikerahkan Tangani Longsor dan Banjir Parah di Manado)

Tercatat lima orang meninggal dunia dalam bencana tersebut. Dari data yang berhasil dihimpun, Empat orang meninggal akibat tanah longsor dan satu orang lainnya meninggal akibat banjir.

Korban meninggal akibat tanah longsor di Kairagi weru lingkungan 2, Kec. Paal Dua yakni Stansye Tomas sekeon (70), Jemmy Moniaga (56), Magdalena Soda (67) dan Frizenli Arabaan (8).

Sedangkan korban meninggal akibat banjir terjadi di Kelurahan Pandu Lingkungan 3, Kecamatan Bunaken atas nama Agus Manumpil (62).

Data sementara yang dikumpulkan oleh Basarnas Manado ada 249 orang selamat . Di Kelurahan Bailang 58 Orang Selamat, di kelurahan Molas 35 Orang Selamat. Di kelurahan Tuminting 21 Orang Selamat, Kelurahan Mahawu 103 Orang Selamat dan di Kelurahan Somompo 8 Orang Selamat.

Sementara di Kelurahan Ternate tanjung ada 8 Orang Selamat, di kelurahan Kairagi Weru 4 Orang Selamat, dan di Kelurahan Paal Dua lingkungan 4 ada 12 Orang Selamat.

"Untuk data lengkap berapa jumlah warga yang dan berapa lokasi yang terdampak kami masih menunggu dari BPBD," kata Kepala Basarnas Manado Monce Brury, Sabtu (28/1/2023).

Monce mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan melihat situasi yang ada. Jika hujan tidak kunjung berhenti dengan kondisi air yang sudah mulai naik untuk segera evakuasi mandiri. "Sebelum terjebak dalam banjir yang akan menyulitkan," pungkasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sekadar dketahui, Banjir di beberapa wilayah di Kota Manado, Sulawesi Utara mulai surut, Jumat (27/1/2023) petang. Pada beberapa jalan utama, ketinggian air banjir berangsur-angsur mulai menurun.

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Joi Oroh mengatakan, ada 53 titik banjir di 10 Kecamatan yang ada di Kota Manado. Selain itu tanah longsor juga terjadi di 20 titik.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini