BIRMINGHAM - Puluhan ribu guru sekolah, staf dan dosen universitas, masinis serta pegawai negeri lainnya dari sejumlah sektor melakukan aksi mogok kerja pada Rabu (1/2/2023) waktu setempat.
Mereka merupakan bagian dari aksi mogok nasional yang dilakukan pada Rabu (1/2/2023) di Inggris.
Dikutip Antara, aksi mogok nasional tersebut tidak pernah terjadi sejak sengketa upah pada 2011, ketika lebih dari satu juta pekerja turun ke jalan.
BACA JUGA: Ribuan Pekerja Gelar Mogok Massal Usai Prancis Berencana Ubah Usia Pensiun Jadi 64 Tahun
Serikat Pendidikan Nasional mencatat sekitar 300 ribu guru di seluruh Inggris saja mengikuti aksi mogok karena mereka telah mengalami setidaknya pemotongan 23 persen gaji jangka riil sejak 2010.
Seperti pekerja di sektor lain, guru juga menuntut kenaikan di atas tingkat inflasi dua digit yang melonjak di negara itu.
Akibat aksi tersebut membuat banyak sekolah ditutup. Perjalanan juga terganggu karena pekerja memasang garis penjaga dan melakukan aksi mogok.
Sementara itu, Kongres Serikat Pekerja (TUC), yang mewakili seluruh serikat di negara itu, mengumumkan aksi protes di seluruh Inggris pada Rabu (1/2/2023).