Reaper drone, dengan bentang sayap 20 meter dan daya baterai setidaknya 12 jam saat terisi penuh, memiliki kemampuan ofensif yang tangguh dan lebih sulit dianggap sebagai senjata pertahanan semata.
Pentagon enggan untuk berbagi drone berteknologi tinggi dengan Ukraina karena khawatir mereka akan berakhir di tangan Rusia, dan meskipun kontraktor militer menawarkan untuk menjual pesawat langsung ke Ukraina tanpa melalui pemerintah AS, Gedung Putih masih harus menyetujui transfer teknologi tersebut.
Ukraina juga memiliki armada drone Bayraktar TB2 Turki, yang sebagian besar telah dihancurkan selama setahun terakhir, menurut Kementerian Pertahanan Rusia. Sementara itu, Ukraina telah meminta jet tempur dari pemasok baratnya sejak AS dan beberapa negara Eropa telah sepakat untuk memasok militer Kiev dengan tank buatan Barat.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.