Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Foto Tahanan Iran dalam Kondisi Kurus Kering Picu Kemarahan Publik

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 04 Februari 2023 |11:30 WIB
Foto Tahanan Iran dalam Kondisi Kurus Kering Picu Kemarahan Publik
Aktivis Iran yang dipenjara Farhad Meysami dalam foto yang dirlis di media sosial pada 2 Februari 2023. (Foto: Mohammad Moghimi via Reuters)
A
A
A

TEHERAN – Foto-foto di media sosial memperlihatkan seorang pria kurus kering, yang diklaim sebagai pembangkang Iran yang melakukan mogok makan di penjara, telah memicu kemarahan warganet. Para pendukung pria itu pada Jumat, (3/2/2023) memperingatkan bahwa dia berisiko mati karena karena memprotes kewajiban mengenakan jilbab.

Farhad Meysami, (53), yang telah dipenjara sejak 2018 karena mendukung aktivis perempuan yang memprotes kebijakan jilbab Iran, memulai mogok makan pada 7 Oktober untuk memprotes pembunuhan demonstran oleh pemerintah baru-baru ini, kata pengacara pembangkang itu.

BACA JUGA: Posting Video Menari di Jalan, Pasangan Muda-mudi Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 10 Tahun

"Nyawa klien saya Farhad Meysami dalam bahaya," tweet pengacara Mohammad Moghimi sebagaimana dilansir Reuters. "Dia melakukan mogok makan untuk memprotes pembunuhan pemerintah baru-baru ini di jalan-jalan." Dia mengatakan Meysami telah kehilangan 52 kg.

Gambar menunjukkan Meysami meringkuk di tempat yang tampak seperti ranjang rumah sakit, dan satu lagi berdiri, tulang rusuknya menonjol.

"Gambar mengejutkan dari Dr. Farhad Meysami, seorang pembela berani untuk hak-hak perempuan yang telah melakukan mogok makan di penjara," cuit Robert Malley, utusan khusus Washington untuk Iran.

“Rezim Iran secara tidak adil telah menyangkal dia dan ribuan tahanan politik lainnya hak dan kebebasan mereka. Sekarang secara tidak adil mengancam hidupnya,” katanya.

BACA JUGA: Penggal dan Tenteng Kepala Istrinya, Pria Iran Hanya Divonis 8 Tahun Penjara

Foto Meysami menjadi viral di media sosial pada hari yang sama saat Iran membebaskan sutradara Jafar Panahi dengan jaminan setelah tujuh bulan dipenjara. Panahi mengatakan foto Meysami mengingatkannya pada orang-orang yang selamat dari kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz.

Pengadilan Iran membantah klaim mogok makan tersebut dan mengatakan foto-foto itu berasal dari empat tahun lalu ketika Meysami, seorang dokter, melakukan mogok makan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement