Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Laporan WHO Soal Darurat Kesehatan Ukraina Picu Ketegangan AS dan Rusia, Moskow Tuduh Bermuatan Politik

Susi Susanti , Jurnalis-Minggu, 05 Februari 2023 |17:15 WIB
Laporan WHO Soal Darurat Kesehatan Ukraina Picu Ketegangan AS dan Rusia, Moskow Tuduh Bermuatan Politik
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (Foto: Reuters)
A
A
A

NEW YORK - Amerika Serikat (AS) dan Rusia bersitegang pada Sabtu (4/2/2023) terkait laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang krisis kemanusiaan di UkrainaMoskow menuduh laporan itu bermotivasi politik dan Washington menyerukan agar laporan itu segera diperbarui.

Laporan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus itu disampaikan kepada dewan eksekutif organisasi, di mana Rusia dan AS terdaftar di sana.

Laporan itu meliputi peristiwa dalam sembilan bulan pertama tahun 2022 dan mengklasifikasikan situasi di Ukraina, yang diinvasi Rusia pada 24 Februari lalu, sebagai salah satu dari delapan darurat kesehatan global yang akut.

BACA JUGA:  Jenazah 2 Sukarelawan Inggris yang Terbunuh di Ukraina Ditemukan dalam Pertukaran Tahanan dengan Rusia

Laporan tersebut mendokumentasikan lebih dari 14.000 korban sipil, dengan 17,7 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan 7,5 juta pengungsi Ukraina mengungsi di seluruh Eropa.

BACA JUGA: Demi Raih Lebih Banyak Dukungan, Putin Samakan Perang Dunia II dengan Perang Rusia-Ukraina

Dari 471 serangan dengan senjata berat di fasilitas kesehatan secara global, 448 terjadi di Ukraina.

Perwakilan Rusia untuk dewan WHO menyebut laporan itu dipolitisasi secara sepihak dan menggambarkan rujukannya ke Ukraina sebagai tuduhan tidak berdasar.

Moskow membantah menargetkan warga sipil di Ukraina sejak memulai apa yang disebutnya operasi militer khusus, yang juga menghancurkan kota-kota Ukraina, menewaskan ribuan pejuang dan mengguncang ekonomi global.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement