Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Sebut Tidak Akan Berikan Toleransi kepada Koruptor!

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Selasa, 07 Februari 2023 |16:54 WIB
 Jokowi Sebut Tidak Akan Berikan Toleransi kepada Koruptor!
Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

"Saya tegaskan kembali, saya tidak akan pernah memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku tindak pidana korupsi," kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (7/2/2023).

 BACA JUGA:Soal Harun Masiku, Jokowi: Sangat Teknis, Biar KPK yang Jawab!

Jokowi menjelaskan, bahwa dalam konteks hubungan antar negara, keketuan Indonesia dalam G20 telah menyepakati bahwa agenda prioritas dalam pemberantasan korupsi akan terus dilakukan.

"Dan sebagai ketua ASEAN Indonesia akan menguatkan komitmen pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di kawasan," kata Jokowi.

 BACA JUGA:Jokowi Minta Aparat Tindak Pelaku Pidana Tanpa Pandang Bulu!

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat memproses tindak pidana secara tegas tanpa pandang bulu.

"Untuk itu saya ingatkan kembali kepada aparat penegak hukum untuk memproses tindakan pidana tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan campur tangan terhadap penegakan hukum. Dirinya juga meminta aparat penegak untuk untuk bersikap profesional.

"Pemerintah tidak akan campur tangan terhadap penegakan hukum. Dan aparat penegak hukum harus profesional sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement