Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tepis Info Penyanderaan Pilot Susi Air, Panglima TNI: Dia Menyelamatkan Diri

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2023 |10:43 WIB
Tepis Info Penyanderaan Pilot Susi Air, Panglima TNI: Dia Menyelamatkan Diri
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Teroris di Nduga, Papua. Beredar kabar bahwa pilot dan sejumlah penumpangnya disandera oleh KKB.

Namun, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menepis kabar tersebut. Yudo mengatakan tidak ada penyanderaan pilot dan penumpang Susi Air oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

"Enggak ada penyanderaan," ucap Yudo saat ditemui dalam acara Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Yudo bahkan menegaskan pilot Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 tersebut telah menyelamatkan diri.

"Enggak ada penyanderaan, dia (pilot) kan ini menyelamatkan diri," ucapnya.

Yudo justru mempertanyakan informasi yang beredar ihwal penyanderaan pilot Susi Air beserta lima penumpangnya. Dia mengaku tidak mengetahui kabar tersebut.

"Dari mana itu infonya, saya malah enggak dapat infonya," katanya.

 Baca juga: Pesawat Susi Air Dibakar KKB Teroris, Susi Pudjiastuti Mohon Doa Pilot dan Penumpang Selamat

"Oh gitu, dia tahu dari mana? Saya belum ada informasi kalau yang dibawa itu," sambungnya.

Aksi brutal penyerangan dan pembakaran berlangsung di Lapangan Terbang Paro. Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

"Memang benar ada laporan tentang pesawat milik Susi Air yang dibakar KKB di Paro, Kabupaten Nduga," kata Fakhiri, Senin (7/2/2023).

Pesawat jenis Pilatus Porter terbang dari Timika pukul 05.33 WIT dan dijadwalkan tiba ke Bandara Moses Kilangin Timika pukul 07.40 WIT.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement