Meski begitu, Sigit memastikan, TNI-Polri tidak akan segan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok yang mengganggu upaya pembangunan Pemerintah di Papua, dengan tetap mengedepankan Hak Asasi Manusia (HAM).
"Tentunya norma-norma terkait HAM tetap kita perhatikan. Tapi terhadap kelompok yang terus melakukan gangguan keamanan tentunya TNI-Polri sepakat bahwa kita akan melakukan penegakkan hukum secara tegas," tutur Sigit.
Oleh karenanya, Sigit menyatakan, TNI-Polri akan melakukan penebalan kekuatan pasukan guna memastikan program Pemerintah berjalan aman, lancar dan damai serta mewujudkan rasa nyaman terhadap masyarakat.
"Sebagai contoh tentunya penebalan di wilayah-wilayah rawan, daerah merah tentunya menjadi atensi kita. Sehingga jumlah KKB, serangan KKB, kita harapkan bisa kita kurangi khususnya munculnya korban di masyarakat," tutup Sigit.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.