JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2023 sudah memperhatikan suara dari masyarakat.
Dia mengatakan bahwa pemerintah telah melalui pertimbangan dalam memutuskan biaya haji 2023 sehingga diharapkan tidak memberatkan calon jamaah haji untuk beribadah ke tanah suci.
“Kita perhatikan kok suara-suara dari masyarakat baik yang keberatan maupun yang tidak terlalu keberatan itu akan kita (akomodasi), saya yakin itu akan jadi bahan pertimbangan oleh DPR,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya, Rabu (15/2/2023).
Pemerintah mengusulkan besaran besaran biaya haji 2023 senilai Rp69 juta dari sebelumnya Rp39 juta.
Baca juga: Anggaran Gelang Jamaah hingga Alat Prokes Senilai Miliaran Rupiah Dihapus Demi Tekan Biaya Haji 2023
Muhadjir memastikan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan semua pihak sebelum usulan biaya haji Rp69 juta disampaikan ke publik.
“Pokoknya kita upayakan, dicarikan cara yang lebih berhikmahlah. Dalam artian bisa diterima semua pihak. Dalam artian walau penerimaan tidak 100 persen tapi paling tidak diambil jalan tengah,” tegas Muhadjir.
Baca juga: Bahas Ongkos Pesawat Haji 2023, Erick Thohir: Jangan Sampai Garuda Nahan Sakit Lagi