Pemimpin Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an tersebut mengatakan orang tua jangan tidak mengawal anaknya lagi meski anaknya sudah berusia belasan tahun, atau di atas 20 tahun dan bahkan sudah berumah tangga.
"Tidak kita biarkan. Tetap kita kawal dengan doa kita, dengan ilmu kita, dengan pengajaran dari kita, nasihat dari kita dan contoh yang yang baik," ungkapnya.
Ustaz Yusuf Mansur juga menuturkan kejadian Mario Dandy dapat digali hikmahnya oleh semua pihak, baik masyarakat umum maupun bagi para pejabat dan khususnya bagi orang tua Mario Dandy.
"Semua saling mengoreksi, semua saling muhasabah, semua saling memperbaiki sikap-sifat diri," jelasnya.
Terkait dengan kasus ini, dia menuturkan masyarakat pun menunggu keadilan dan hukuman apa yang bakal diberikan kepada tersangka oleh penegak hukum.
"Sehingga bisa mendapatkan apa yang diharapkan oleh masyarakat. Bagi yang melakukan kesalahan, kayak apapun kesalahannya, jalan-jalan untuk pertobatan masih terbuka," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.
Berkaitan dengan kasus ini, sekali lagi dia berharap semua pihak bisa mengambil hikmah dan menjadikan pelajaran serta nasehat buat diri kita.
"Kita doain aja. Gampang caranya, kita percepat, kita baca Al Fatihah," ungkapnya.
Terakhir, ia berpesan agar orang tua dan anak senantiasa memikirkan akibat dari perbuatan yang mereka lakukan terhadap orang lain sebelum semuanya terlanjur basah.
"Sebagai orang tua kalau mau berbuat apa-apa mikir nanti dampaknya ke anak gimana, anak juga mikir nanti orang tua bagaimana dan sebagainya," jelasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.