Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Takut pada Covid-19, Seorang Ibu Kunci Putranya Dalam Rumah Selama 3 Tahun

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2023 |12:53 WIB
Takut pada Covid-19, Seorang Ibu Kunci Putranya Dalam Rumah Selama 3 Tahun
Bocah laki-laki itu dibawa ke rumah sakit setelah dibebaskan dari kurungan rumah yang dialaminya selama tiga tahun. (Foto: Twitter)
A
A
A

NEW DELHI - Ketakutan ekstrem terinfeksi Covid-19 membuat seorang wanita dari India mengunci diri dan putranya yang masih kecil di rumah mereka selama tiga tahun. Masalah ini baru terungkap pekan lalu, ketika suaminya meminta bantuan pihak berwenang.

Polisi, pejabat dari departemen kesehatan dan kesejahteraan anak pergi ke rumah di kota Gurugram, barat daya New Delhi, dan mendobrak pintu depan untuk menyelamatkan si ibu, Munmun Majhi, dan putranya yang berusia 11 tahun.

Polisi mengatakan Majhi, (33), telah mengunci diri dan putranya di flat dua kamar tidur mereka karena takut bocah itu akan mati "segera setelah dia keluar".

Visual dari media India dan media sosial menunjukkan tumpukan pakaian, sampah, dan bahan makanan berserakan di seluruh rumah.

"Rumah tempat tinggal wanita itu telah mengumpulkan begitu banyak kotoran dan sampah sehingga jika beberapa hari berlalu, hal yang tidak diinginkan bisa terjadi," kata asisten sub-inspektur Praveen Kumar, sebagaimana dilansir dari AsiaOne.

BACA JUGA: Perempuan Ini Menikah dengan 5 Pria Bersaudara dan Tidur dalam 1 Kamar, Berikut 5 Faktanya

Situasi itu bermula ketika suami Majhi, Sujan Majhi, pergi bekerja setelah pencabutan pembatasan penguncian Covid-19 pada 2020. Ketika dia kembali ke rumah, Sujan terkejut mengetahui bahwa dia dikunci di luar rumahnya sendiri.

Berpikir bahwa situasinya hanya sementara, Majhi, yang bekerja sebagai insinyur, tinggal bersama kerabat dan teman, sebelum menyewa apartemen di dekat rumahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement