Kendati demikian, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 - 2018 ini berharap agar masyarakat dapat memberikan akses kepada Pantarlih bertugas sebagai pendaftaran dan pemuktahiran data pemilih. Untuk mengizinkan menyambangi rumah-rumah dalam rangka melakukan pendaftaran data pemilu.
"Harapannya masyarakat menyambut proses coklit ini terutama di daerah Jakarta Selatan dan rumah-rumah berbasis apartemen untuk memberikan kesempatan kepada partalih panitia pendaftaran dan pengecekan pemilu untuk bisa mendatangi,"imbuhnya.
Menurutnya proses pendaftaran dan pemuktahiran data pemilih dilakukan Pantarlih merupakan sesuatu proses penting. Terutama untuk mendata-data pemilih sekaligus menekan sikap apatis pemilih, sejauh ini masih banyak ditemui ditengah masyarakat.
"Nanti begitu pemilu terus datanya tak terverifikasi, karena mereka tak berpartisipasi dalam proses coklit ini. Saya harapkan jangan apatis dan mari bersama-sama dalam kontestasi pemilu bersama dengan kontributif untuk kemajuan bangsa kita,"tuturnya.
Sebagai tambahan informasi, berdasarkan keterangan yang didapatkan dari KPUD Jakarta Selatan, jumlah pemilih mencapai 1.1.774 juta pemilih. Melihat dapat pemilih cukup banyak, KPUD mengerahkan 6074 petugas tersebar di 6000-an TPS tersebar di Jakarta Selatan.
Untuk kelurahan Selong sendiri, Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, setidaknya terdapat 11 TPS dan nantinya bakal dikerahkan sebanyak 270 petugas.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.